Lompat ke konten
Use case

Otomatisasi alur approval internal

Permintaan berpindah lewat email dan spreadsheet, approval mengendap di inbox, dan tidak ada yang tahu posisi terakhirnya.

Situasinya

Pengajuan pembelian, cuti, persetujuan anggaran, onboarding vendor. Masing-masing punya kebijakan yang jelas di belakangnya. Masing-masing dijalankan dengan meneruskan dokumen ke orang yang tepat sambil berharap dia sedang di mejanya.

Biayanya jarang ada pada persetujuannya sendiri. Biayanya ada pada menagih, memasukkan ulang data ke sistem kedua setelahnya, dan pada kenyataan bahwa pertanyaan “sekarang di mana” tidak bisa dijawab tanpa bertanya ke tiga orang.

Pendekatan kami

Kami memodelkan kebijakan sebagaimana benar-benar dijalankan, termasuk pengecualian yang selama ini disepakati diam-diam. Lalu kami bangun alurnya: satu formulir pengajuan, aturan routing, pendelegasian saat seseorang berhalangan, dan status yang bisa dilihat sendiri oleh pengaju.

Yang berubah

Anda bisa mengukur berapa lama satu approval berjalan, jadi Anda bisa memangkasnya. Jejak audit tertulis sendiri sambil orang bekerja, dan kebijakan berhenti tersimpan hanya di kepala orang-orang paling lama.

Masalah lain

Lihat semua
Deretan rak server di data center

Modernisasi sistem legacy ke cloud

Satu sistem inti masih menjalankan bisnis, tetapi tidak ada yang berani menyentuhnya. Masalahnya ada pada cara memindahkannya tanpa menghentikan operasional.

Kapabilitas yang terlibat

  • Custom Software & App Development
  • IT Consulting & Managed Services
  • Data Analytics & Cloud Architecture
Grafik analitik kinerja pada layar laptop

Data terpusat dan dashboard eksekutif

Tiap divisi melaporkan angka berbeda untuk metrik yang sama, dan laporan bulanan butuh sepekan untuk disusun manual.

Kapabilitas yang terlibat

  • Data Analytics & Cloud Architecture
  • IT Consulting & Managed Services
Mulai

Mari bicarakan apa yang sedang Anda bangun

Ceritakan masalah yang sedang menghambat. Kami akan kembali dengan rencana penanganannya.